Propolis

Propolis berasal dari bahasa Yunani, yaitu pro yang artinya di depan, dan polis yang artinya kota. Istilah ini diberikan untuk menggambarkan kegunaan propolis sebagai zat pelindung di pintu masuk sarang lebah madu, baik terhadap invasi serangga lain maupun terhadap cuaca.

Propolis merupakan suatu substansi mengandung resin dan lilin lebah, bersifat lengket yang dikumpulkan dari sumber tanaman, terutama dari bunga dan pucuk daun. Sayangnya asal tanaman penghasil propolis belum semuanya bisa diketahui. Propolis digunakan untuk menutup sel-sel atau ruang heksagonal pada sarang lebah. Biasanya propolis menutup celah kecil berukuran 4-6 mm, sedangkan celah yang lebih besar diisi oleh lilin lebah.

Warna propolis umumnya bervariasi, dari kuning terang, hijau, hingga coklat kemerahan, tergantung pada sumber tumbuhannya. Misalnya, propolis asal Brazil (propolis Brazil) berwarna hijau kecokelatan, sedangkan propolis dari Cuba (propolis cuba) berwarna merah gelap. Propolis baru cenderung berwarna kemerahan, dan seiring waktu berubah menjadi lebih gelap. Aroma propolis juga berbeda-beda, tergantung pada sumber tumbuhannya. Namun, dari sekian banyak warna propolis, warna cokelat gelap yang paling sering dijumpai.

Propolis bisa ditemukan dengan mudah di pintu-pintu masuk sarang dan di seluruh tepian sarang lebah yang biasanya tersimpan dengan pola zig-zag. Konon, pola zig-zag ini memungkinkan penyimpanan propolis lebih efektif, sehingga dapat digunakan untuk mengisi celah, menyumbat jalan masuk sarang, atau untuk dicairkan kembali jika harus digunakan di tempat lain di dalam sarang.


Bahkan, akhir-akhir ini diketahui, propolis yang dicampur dengan lilin lebah akan menjadi perekat yang sangat kuat. Terbukti, dengan komposisi propolis sebanyak 5-10%, cukup kuat untuk menggantung sarang lebah di batang pohon.

Selama berabad-abad, para peternak lebah mengira propolis hanyalah perekat sarang yang melindungi koloni lebah dari hujan dan dingin. Bahkan, peternak lebah dahulu sering mengeluh karena propolis dirasakan sangat mengganggu saat akan memanen madu. Namun, akhir-akhir ini baru diketahui jika manfaat propolis ternyata jauh lebih besar dan kompleks.

Propolis berperan sebagai filter alami yang melindungi sarang lebah dari udara luar yang dapat mengancam kehidupan koloni lebah madu. Propolis juga menjadi lapisan antiseptik yang dilalui oleh lebah madu, sehingga lebah seperti “baru mandi” setibanya di pusat sarang yang steril.

Efek propolis yang lain ditemukan pada abad ke-20. Ternyata propolis tidak hanya berfungsi untuk melindungi sarang lebah dari cuaca, tetapi juga untuk menunjang pertumbuhan lebah madu, terutama pada masa perubahan iklim.

Banyak teori yang menjelaskan tentang sumber propolis. Namun, hanya ada 3 yang dikenal masyarakat dunia, yaitu :

a. Teori Kustenmacher

Teori ini dipopulerkan oleh Kustenmacher sekitar satu abad yang lalu. Menurutnya, propolis diduga berasal dari granula pollen. Pasalnya, volume produksi propolis selalu bersamaan dengan produksi pollen. Jika lebah madu dijauhkan dari bahan resin, tetapi tidak dijauhkan dari pollen, ternyata propolis bisa dibentuk. Bukti lain, penguraian pollen berakhir pada zat propolis.

b. Teori Rosch

Teori lain diperkenalkan oleh Rosch dan kawan-kawan pada awal abad 20. Rosch melihat lebah madu mengambil resin dari pohon dengan rahang atau mandibulanya. Selanjutnya, kemudian resin tersebut digunakan untuk mengurai bongkah propolis dan mencampurnya dengan lilin lebah.

Setelah itu, resin dipindahkan dari kaki depan ke kaki bagian tengah yang kemudian dimasukkan ke dalam kantong pollen. Namun, sebelum diletakkan di kantong pollen, resin diubah menjadi semacam pelet. Setibanya di sarang, lebah madu akan meletakkan propolis di tempat penyimpanan atau langsung menggunakannya untuk berbagai kepentingan.

c. Teori Philip

Teori terbaru dikemukakan oleh Philip pada tahun 1930-an. Teori ini merupakan kombinasi antara dua teori terdahulu, yaitu resin yang berasal dari pollen dan resin yang berasal dari pohon. Propolis yang diproduksi dari pollen berguna untuk melindungi sel sarang tempat ratu bertelur. Sementara itu, propolis yang diambil dari sumber tumbuhan memiliki kegunaan sekunder yaitu untuk membangun dan menguatkan sarang, serta menambal lubang dan celah di sarang.


=====================================

>>> Order Propolis Melia Nature, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Propolis and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>